AHY Dukung Presiden Prabowo Tutup Kebocoran Negara: Kekayaan yang Diselamatkan Harus Kembali ke Rakyat
JAKARTA — Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan dukungan Partai Demokrat terhadap tekad Presiden Prabowo Subianto untuk menutup kebocoran kekayaan negara. AHY menilai upaya tersebut harus berjalan beriringan dengan pemberantasan korupsi, penguatan akuntabilitas, dan tata kelola keuangan negara yang bersih.
AHY menempatkan pemberantasan korupsi sebagai bagian tak terpisahkan dari perjuangan menghadirkan keadilan. Menurutnya, hukum harus berlaku sama tanpa membedakan nama, jabatan, kekayaan maupun kedekatan seseorang dengan kekuasaan. Prinsip tersebut juga harus berlaku bagi kader Demokrat sendiri.
“Pemberantasan korupsi harus terus menjadi komitmen kita bersama. Karena itu, Partai Demokrat mendukung tekad Presiden Prabowo untuk menutup kebocoran kekayaan negara,” tegas AHY.
AHY kemudian memberikan penekanan mengenai ke mana hasil penyelamatan aset dan kekayaan negara harus diarahkan. “Kekayaan negara yang berhasil diselamatkan harus kembali sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.
Karena itu, AHY juga mengingatkan pentingnya menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran untuk proyek-proyek strategis nasional agar tidak melahirkan kebocoran baru. Tata kelola yang bersih, menurut AHY, bukan hanya persoalan administrasi pemerintahan. Pada akhirnya, hal itu menentukan kepercayaan rakyat kepada negara, kepastian bagi dunia usaha, serta fondasi bagi ekonomi dan demokrasi yang sehat.
