Berita Lokal

Demokrat Situbondo Perkuat Sinergi dengan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah
Situbondo – Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Situbondo, Janur Sasra Ananda, melaksanakan kegiatan reses sekaligus bersilaturahmi dengan jajaran Pimpinan Daerah
demokratsitubondo
Menko AHY Terima Aspirasi Tanah Ulayat Kesultanan Sumatera Timur
#demokrat #demokratjatim #demokratsitubondo #emildardak #ahy
@pdemokrat @kemenkoinfra @ahy @demokratjatim
*Keseruan AHY Nobar Semifinal Piala Dunia Spanyol Vs Prancis Bersama Ratusan Driver Ojol*
JAKARTA — Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) nonton bareng (nobar) pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Spanyol melawan Prancis bersama pengemudi ojek online (ojol), Rabu (15/7/2026) dini hari, di Gedung Elevated Parkir A, Kawasan Parkir Timur, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Kegiatan yang diinisiasi Kuda Biru Project tersebut turut dihadiri keluarga besar Partai Demokrat dan ratusan pengemudi ojol yang tergabung dalam Komunitas Ojol Indonesia (KAJOL).
Sepanjang pertandingan, sorak-sorai pendukung Spanyol dan Prancis silih berganti terdengar. Masing-masing dengan penuh semangat memberikan dukungan kepada tim favoritnya. Namun, perbedaan pilihan tidak mengurangi suasana kebersamaan malam itu. AHY dan para pengemudi ojol bersama-sama menikmati pertandingan dalam suasana penuh sukacita.
"Dan malam hari ini kita dengan sukacita, ada yang membela Prancis, ada yang membela Spanyol, tapi yang jelas kita semua bersaudara, bersama-sama. Semua adalah pejuang nafkah yang harus terus kita support dan Partai Demokrat juga ingin menjadi bagian dari para sahabat ojol," kata AHY saat jeda babak pertama.
AHY mengungkapkan bahwa sejak awal dirinya memang berencana menyaksikan pertandingan Piala Dunia bersama para pengemudi ojol. Menurutnya, nobar tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasi sekaligus upaya untuk terus menjaga kebersamaan dengan para pengemudi ojol yang setiap hari bekerja keras menafkahi keluarganya.
Terlebih, kata AHY, para pengemudi ojol selama ini telah banyak membantu masyarakat Indonesia dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Ia pun berharap kesejahteraan para pengemudi ojol terus meningkat sehingga kehidupan mereka dan keluarganya semakin baik.
#demokrat #demokratjatim #demokratsitubondo #emildardak #ahy
@pdemokrat @kemenkoinfra @ahy @demokratjatim
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, saat menyampaikan perluasan cakupan ekonomi kreatif dari 17 menjadi 21 subsektor melalui Rencana Induk Ekonomi Kreatif (Rindekraf) 2026–2045, Jakarta, Jumat (10/7/2026).
#demokrat #demokratjatim #demokratsitubondo #emildardak #ahy
@pdemokrat @kemenkoinfra @ahy @demokratjatim
*Menko AHY: Kenaikan Muka Air Laut Bukan Sekadar Persoalan Infrastruktur, Melainkan Kemanusiaan dan Peradaban*
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan ancaman kenaikan muka air laut (sea level rise) tidak dapat dipandang semata-mata sebagai persoalan teknis infrastruktur. Ancaman tersebut juga menyangkut keselamatan manusia, keberlangsungan kehidupan masyarakat pesisir, hingga masa depan peradaban Indonesia.
Penegasan tersebut disampaikan Menko AHY saat memberikan pidato kunci dalam Dialog Kebijakan Nasional bertajuk Kenaikan Muka Air Laut: Memahami Dampak Sosial Ekonomi untuk Perencanaan Pembangunan yang Adaptif di Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Senin (13/7/2026).
“Kenaikan muka air laut bukan hanya persoalan teknis infrastruktur. Ini harus kita sikapi sebagai persoalan kemanusiaan, bahkan persoalan peradaban. Yang kita lindungi bukan hanya garis pantai, melainkan masa depan masyarakat pesisir dan generasi yang akan datang,” ujar Menko AHY.
Menurut Menko AHY, pembangunan infrastruktur bukanlah tujuan akhir, melainkan instrumen (enabler) untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari ketahanan, keberlanjutan, serta manfaat yang dirasakan masyarakat.
“Pertanyaannya ke depan bukan hanya seberapa banyak infrastruktur yang telah kita bangun, melainkan seberapa berkelanjutan infrastruktur tersebut dapat bertahan dan digunakan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, baik secara ekonomi, sosial, maupun dalam aspek kehidupan lainnya,” tuturnya.
Menko AHY menjelaskan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap kenaikan muka air laut. Dengan lebih dari 17.000 pulau, garis pantai sepanjang sekitar 108.000 kilometer, serta 37 dari 38 provinsi yang memiliki wilayah pesisir, dampak kenaikan muka air laut berpotensi mengganggu permukiman, infrastruktur dasar, kawasan industri, sentra pangan
#demokrat #demokratjatim #demokratsitubondo #emildardak #ahy
@pdemokrat @kemenkoinfra @ahy @demokratjatim



















