Berita Lokal

Komisi IV DPRD Dorong Penguatan Layanan Kesehatan di Panji
Situbondo – Komisi IV DPRD Kabupaten Situbondo menghadiri kegiatan Mini Lokakarya (Minlok) yang diselenggarakan oleh UPT Puskesmas Panji, Senin (20/10/2025),
demokratsitubondo
*Hadiri Gerakan Nasional “AYO Muliakan Sungai”, Wamen Ossy: Memuliakan Sungai Berarti Memuliakan Negara*
Kabupaten Bogor - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menghadiri acara Gerakan Nasional "AYO Muliakan Sungai" di Yayasan Pesantren Pengrajin Bambu, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (19/06/2026). Pada kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan memuliakan sungai sebagai bagian penting dari kehidupan serta akar peradaban bangsa dan negara.
"Ayo sama-sama kita memuliakan sungai karena memuliakan sungai adalah memuliakan negara. Sungai merupakan akar peradaban dan juga sumber peradaban dari bangsa dan negara kita," ujar Wamen ATR/Waka BPN.
Aksi Gerakan Nasional "AYO Muliakan Sungai" kali ini dimulai dengan menelusuri Sungai Ciliwung yang berlanjut ke pembersihan sampah di sepanjang bantaran serta aliran sungai. Kegiatan ini melibatkan Yayasan Bambu Indonesia, berbagai komunitas lingkungan, relawan, generasi muda, dan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap kelestarian sungai.
Melihat semangat gotong royong yang mewarnai jalannya kegiatan, Wamen Ossy mengapresiasi Gerakan Nasional "AYO Muliakan Sungai" yang dinilai mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sungai. "Gerakan ini menunjukkan bahwa menjaga sungai adalah tanggung jawab bersama. Saya berharap semakin banyak pihak yang terlibat dan mengambil peran nyata karena keberhasilan memuliakan sungai hanya dapat dicapai melalui semangat gotong royong dan kolaborasi," pungkasnya.
Selain membersihkan sungai, kegiatan juga diisi dengan dialog interaktif yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, komunitas lingkungan, pelaku UMKM, serta generasi muda. Kolaborasi yang dilakukan seluruh pihak menjadi kunci penting untuk menjaga kelestarian sungai di Indonesia, sebagaimana disebutkan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK),
#demokrat #demokratjatim #demokratsitubondo #emildardak #ahy
@pdemokrat @kemenkoinfra @ahy @demokratjatim
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mencermati perbincangan publik mengenai Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi konten kreator.
#demokrat #demokratjatim #demokratsitubondo #emildardak #ahy
@pdemokrat @kemenkoinfra @ahy @demokratjatim
*SIARAN PERS*
*Mentrans: Abad ke-21 Bukan Lagi Era Memindahkan Penduduk, Tapi Memindahkan Talenta*
*Nomor: 132/HMS.00/VI/2026*
Bandung - Transmigrasi masa depan tidak lagi bisa dibaca dengan kacamata lama: sekadar memindahkan penduduk dari satu wilayah ke wilayah lain. Di hadapan Majelis Dewan Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan bahwa abad ke-21 harus menjadi era transmigrasi pengetahuan, teknologi, dan talenta.
“Jika abad ke-20 adalah era transmigrasi penduduk, maka abad ke-21 harus menjadi era transmigrasi pengetahuan, teknologi, dan talenta,” ujar Menteri Iftitah dalam pidatonya pada Pertemuan MDGB PTNBH di Kampus Unpad Dipati Ukur, Bandung, Jumat (19/6).
Menurutnya, Indonesia tidak kekurangan orang pintar. Kampus-kampus terbaik melahirkan ribuan sarjana, magister, doktor, dan profesor setiap tahun. Namun tantangan terbesar bangsa bukan hanya mencetak talenta, melainkan memastikan talenta terbaik bersedia hadir dan bekerja untuk Indonesia.
“Bangsa ini membutuhkan lebih banyak orang yang bersedia menggunakan kepintarannya untuk Indonesia. Kita tidak sedang mencari talenta terbaik untuk dirinya sendiri. Kita sedang mencari talenta terbaik yang bersedia mengabdi untuk bangsanya,” tegasnya.
Iftitah menjelaskan, transmigrasi dan perguruan tinggi sesungguhnya memiliki misi yang sama sebagai instrumen peradaban. Kampus membangun pusat keunggulan ilmu pengetahuan, sementara transmigrasi membangun pusat pertumbuhan baru.
“Jika kampus menciptakan pengetahuan, maka kawasan transmigrasi menyediakan ruang tempat pengetahuan itu diuji, diterapkan, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
#demokrat #demokratjatim #demokratsitubondo #emildardak #ahy
@pdemokrat @kemenkoinfra @ahy @demokratjatim
*Rapat dengan Banggar DPR RI, Menko AHY Tegaskan Pembangunan Infrastruktur yang Berdampak Langsung bagi Rakyat*
JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pembangunan infrastruktur harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan tidak semata berorientasi pada pembangunan fisik. Penegasan tersebut disampaikan Menko AHY usai rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI yang membahas dukungan anggaran bagi pelaksanaan tugas koordinasi pembangunan infrastruktur nasional di Jakarta, Senin (22/6/2026).
Menurut Menko AHY, paradigma pembangunan infrastruktur saat ini harus semakin diarahkan untuk menekan biaya hidup masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
“Infrastruktur tidak boleh hanya menjadi simbol pembangunan. Yang paling penting adalah bagaimana dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat, apakah mampu memperkuat ketahanan pangan, energi, dan air, meningkatkan kualitas hidup, serta menciptakan peluang ekonomi,” ujar Menko AHY.
Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur bukan hanya untuk menjawab kebutuhan hari ini, melainkan juga mempersiapkan masa depan. Karena itu, setiap proyek harus dirancang dengan baik, dijalankan secara efektif, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Sebagai kementerian koordinator yang mengoordinasikan lima kementerian teknis dan berbagai lembaga terkait, Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan memiliki mandat untuk memastikan pembangunan nasional berjalan selaras dengan target dan prioritas pemerintah.
Menko AHY menuturkan pembangunan infrastruktur saat ini harus mampu mendukung berbagai agenda prioritas nasional, mulai dari ketahanan pangan, ketahanan energi, penyediaan air bersih, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pemerataan pembangunan antarwilayah.
#demokrat #demokratjatim #demokratsitubondo #emildardak #ahy
@pdemokrat @kemenkoinfra @ahy @demokratjatimdemokrat demokratjatim demokratsitubondo emildardak ahy
@pdemokrat @kemenkoinfra @ahy @demokratjatim



















