Berita Lokal

Komisi IV DPRD Dorong Penguatan Layanan Kesehatan di Panji
Situbondo – Komisi IV DPRD Kabupaten Situbondo menghadiri kegiatan Mini Lokakarya (Minlok) yang diselenggarakan oleh UPT Puskesmas Panji, Senin (20/10/2025),
demokratsitubondo
Indonesia Maju 2045.
Menko AHY : Presiden Prabowo tempatkan Pendidikan Sebagai Pilar Utama Pembangunan Bangsa
#prabowo #ahy #demokrat #demokratsitubondo #indonesia
pesona AHY: emak-emak rebutan selfi bersama AHY
#ahy#demokratsitubondo #demokrat #emakemak #demokratjatim
Dampingi Presiden Resmikan Infrastruktur RDMP, Menko AHY: Tonggak Kemandirian Energi Nasional
BALIKPAPAN – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa infrastruktur energi Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) merupakan tonggak penting transformasi sektor energi nasional yang sejalan dengan visi pembangunan jangka panjang Indonesia. Hal tersebut disampaikan Menko AHY saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada peresmian RDMP di Balikpapan, Senin (12/1/2026). RDMP ini menjadi salah satu proyek strategis nasional dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian energi.
“Proyek RDMP Balikpapan adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam membangun kemandirian energi nasional, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, sekaligus menghadirkan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan bagi masyarakat,” ujar Menko AHY.
RDMP Balikpapan dikelola oleh PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) melalui PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) dengan nilai investasi mencapai USD 7,4 miliar atau sekitar Rp123 triliun. Proyek ini merupakan modernisasi kilang terbesar di Indonesia dan salah satu yang paling strategis di Asia Tenggara. Melalui RDMP, kapasitas pengolahan kilang meningkat signifikan dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari, serta meningkatkan kualitas produk BBM dari standar Euro 2 menjadi Euro 5 yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Menko AHY juga menekankan bahwa RDMP Balikpapan memiliki peran strategis dalam mendukung agenda hilirisasi dan industrialisasi nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Pemerintah. Selain itu, proyek ini meningkatkan produksi LPG dari 48 ribu ton per tahun menjadi 384 ribu ton per tahun, sehingga berpotensi mengurangi impor LPG sekitar 4,9 persen.
“Kilang ini dirancang dengan kompleksitas yang lebih tinggi sehingga mampu menghasilkan beragam produk bernilai tambah, seperti LPG, gasoline, hingga bahan baku petrokimia. Ini penting untuk mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat industri dalam negeri,” jelas Menko AHY.
#demokratsitubondo
gaya hidup sehat AHY
#AHY #demokrat #menkoahy #demokratsitubondo #sehat



















