Demokrat Perjuangkan Perlindungan Juru Pengairan, Dorong PBI BPJS Ketenagakerjaan dari Pemprov Jatim

Kepedulian terhadap nasib para pekerja lapangan kembali ditunjukkan kader Partai Demokrat. Kali ini, Ketua Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur, dr. Agung Mulyono, bersama Anggota DPRD Kabupaten Situbondo, Janur Sasra Ananda, menerima aspirasi dari puluhan juru pengairan yang bertugas di wilayah Kecamatan Panji dan Situbondo.

Aspirasi tersebut berisi permintaan agar para juru pengairan yang berstatus non-ASN dan dihonor melalui APBN dapat memperoleh Program Bantuan Iuran (PBI) BPJS Ketenagakerjaan yang bersumber dari APBD Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Pertemuan itu berlangsung dalam acara Sosialisasi Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan di Kantor Kecamatan Panji, yang dihadiri perwakilan juru pengairan dari tiga kabupaten: Situbondo, Bondowoso, dan Banyuwangi.

Anggota DPRD Situbondo, Janur Sasra Ananda, menyatakan komitmennya untuk mengawal aspirasi tersebut agar mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Ada sekitar 250 juru pengairan di tiga kabupaten ini. Mereka bekerja di lapangan, menghadapi risiko tinggi terutama di musim hujan, namun masih menanggung sendiri iuran BPJS-nya. Kami berjuang agar iurannya bisa ditanggung oleh Pemprov Jatim melalui skema PBI,” ujar Janur.

Legislator yang juga menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Situbondo ini menambahkan, saat ini sudah ada sekitar 160 juru pengairan yang dihonor oleh Pemprov Jatim dan telah tercatat sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan penerima bantuan iuran (PBI).

“Yang sudah dibiayai Pemprov itu sekitar 160 orang, sementara yang dihonor APBN belum. Padahal tanggung jawab dan risiko kerja mereka sama. Karena itu kami mendorong agar semua juru pengairan mendapat perlindungan yang setara,” tegasnya.

Janur menegaskan bahwa perjuangan ini merupakan bagian dari komitmen Fraksi Demokrat dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja sektor informal dan non-ASN. Demokrat, katanya, selalu berpihak pada mereka yang bekerja di garis depan namun belum mendapatkan perlindungan memadai.

“Juru pengairan ini pahlawan air. Mereka memastikan sawah petani mendapat aliran air yang lancar. Negara harus hadir melindungi mereka,” imbuhnya.

Selain memperjuangkan aspirasi para juru pengairan, dalam kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 50 pengemudi ojek online (Ojol) di Kabupaten Situbondo. Program ini merupakan hasil advokasi Fraksi Partai Demokrat DPRD Situbondo, dengan pembiayaan yang bersumber dari Gerakan Nasional Peduli Pekerja Rentan (GN Lingkaran).

“Ada tiga perusahaan dan satu rumah sakit yang ikut berpartisipasi dalam program GN Lingkaran ini. Kita sinergikan semuanya agar pekerja sektor informal seperti pengemudi Ojol juga mendapat perlindungan ketenagakerjaan,” ungkap Janur.

Kegiatan tersebut menegaskan bahwa Partai Demokrat tidak hanya berbicara soal perubahan dan perbaikan di tingkat kebijakan, namun juga hadir secara konkret untuk menjamin perlindungan sosial dan keselamatan kerja bagi masyarakat kecil.

“Ini bentuk nyata semangat Demokrat Peduli dan Berbagi. Kami akan terus memperjuangkan agar seluruh pekerja, baik formal maupun non-formal, mendapat jaminan yang layak,” pungkas Janur Sasra Ananda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *